oleh

Soal kerumunan di Grahadi: Wakil ketua KNPI Jatim Dorong Gubernur Fokus Bangun pemulihan ekonomi Jatim

Panjirakyat.net Surabaya – Surabaya – Sikap bijaksana Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberi klarifikasi pasca viralnya video acara ulang tahun mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPD KNPI Jawa Timur.

Ahmad Zazuli, wakil Ketua DPD KNPI Jawa Timur mengapresiasi atas sikap bijaksana Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Ia mengatakan bahwa pesta atau hura-hura adalah bukan tipikal Gubernur Khofifah.

“Saya tau siapa Ibu Gubernur Khofifah, tipikal beliau tidak suka pesta atau hura-hura apalagi di saat kondisi seperti ini,” jelas pria yang akrab disapa cak djaz Senin (24/5/2021).

Merger Gojek-Tokopedia, Pengamanan Data Harus jadi Prioritas

Berbagi Ketupat di Gereja, ini yang dilakukan Formagam dan GusDurian Gresik

Namun karena sudah terlanjur menjadi konsumsi publik, cak djaz berharap polemik ini tidak perlu diperdebatkan lagi. Apalagi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sudah memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik.

“Kita hormati kebesaran hati Ibu Gubernur yang sudah menyampaikan klarifikasi. Agar beliau terus fokus untuk bekerja membangun dan membangkitkan ekonomi Jawa Timur sebaik-baiknya,” tuturnya.

Pihaknya juga sudah mendengar langsung klarifikasi dari Plh Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono bahwa acara tersebut adalah inisiatif dari beliau sendiri. Ia dan rekan-rekan kepala OPD ingin memberikan surprise di hari ulang tahun orang nomer satu Jawa Timur.

“Kami memandang sangatlah mungkin Ibu Gubernur tidak tahu-menahu surprise di hari ulang tahun itu akan seperti apa, karena kami juga memahami ada pemaparan buku penanganan Covid-19.

Tentu ini juga momen untuk introspeksi ke depannya bahwa niat baik anak buah gubernur menyelipkan agenda tambahan semacam itu harus turut mempertimbangkan potensi risiko karena situasi yang sensitif hari ini di tengah masa pandemi,” tandasnya.

Tokoh pemuda Jawa Timur ini mengajak agar masyarakat Jawa Timur tetap patuh pada protokol kesehatan dan tidak serta merta terpengaruh dengan pemberitaan media yang ingin mendiskreditkan pemerintahan provinsi Jawa Timur dengan kemudian mengajak untuk tidak patuh prokes.

“Mari kita semua saling mendukung untuk sama-sama menekan angka penyebaran Covid-19 dan bangkit secara ekonomi,” pungkas Ahmad Zazuli. (cz/tok)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed