oleh

F1 Pamerkan Desain Mobil Baru Musim 2022

-SPORT-4 views

panjirakyat.net Formula 1 pada Kamis (15/7), di Sirkuit Silverstone, Inggris, memamerkan desain mobil balap baru untuk musim 2022 yang telah mengalami revolusi berkat sejumlah perombakan besar di regulasi tahun depan.

Ubahan desain Formula 1 kali ini terbilang radikal karena menyesuaikan regulasi baru yang sempat tertunda penerapannya pada tahun ini akibat pandemi COVID-19. Secara keseluruhan desain mobil dibuat supaya balapan makin sengit dan pebalap lebih mudah menyalip.


Salah satu hal yang menjadi penghambat bagi para pembalap untuk bertarung ketat saat ini adalah “udara kotor” dari gaya tekan ke bawah atau downforce yang ditimbulkan oleh mobil rival yang ada di depan.

Ini mengakibatkan mobil pebalap di belakang yang jaraknya dekat bisa mengalami masalah apabila bermanuver akibat aliran udara kotor tadi. Sebab dalam jarak 20 meter, mobil di belakang bisa kehilangan 35 persen downforce.


Lebih dekat lagi hingga 10 meter, potensi kehilangan downforce lebih besar lagi hingga 47 persen. Makanya ada beberapa rombakan dari sisi aerodinamika termasuk penambahan beban untuk meminimalisir itu.

Hasilnya udara kotor yang dihasilkan bisa diminimalisir. Jarak 20 meter, potensi hilangnya downforce menjadi 4 persen sedangkan jarak 10 meter mengecil hingga 18 persen.

Sehingga pebalap bisa membuntuti mobil di depannya makin dekat lagi, kemudian memberi tekanan dan tercipta balapan yang sengit.


Ubahannya pertama bisa dilihat dari revisi sayap depan. Tetap menyirip namun lebih lebar. Kemudian ditambahkan over wheel winglet, yang berfungsi mengarahkan angin yang keluar dari ban depan, menjauh tak mendekati sayap belakang.

Yang menarik lagi adalah adanya penutup roda, seperti yang terlihat pada F1 musim 2009. Cover ini bertujuan mencegah kekacauan aliran udara yang dihasilkan dari wing depan dan roda.


Sementara sayap belakang juga ikut dirombak, sebelumnya pakai bodi mengotak, kini digantikan bodi yang serba mengurva. Demikian mengutip laman resmi Formula 1.

Kemudian dibuat sedikit lebih rendah tidak seperti F1 2021 yang menjulang ke atas, menyebabkan udara kotor di belakang dan menurunkan downforce. Namun tetap ada kesamaan berupa penyematan flap bergerak yang disebut drag reduction system (DRS).


Pada desain terbaru sayap belakang itu, udara yang berada di belakang mobil menggulung ke atas dan menyisakan ‘udara bersih’ pada bagian bawah.

Fitur Terbaru, Kini WhatsApp Bisa Aktif di 4 Perangkat Sekaligus Loh! Ini Dia Caranya

Ayo Ikut Gelar Anugerah Jurnalistik PT KAI, Ini Syarat dan Hadiahnya

Secara visual mobil jadi terlihat lebih proporsional bukannya gambot. Ini karena F1 2022 menggunakan ban berukuran 18 inci dengan low profile, tak lagi 13 inci. Tujuannya lagi-lagi agar mengurangi udara kotor. Sebab profil ban baru tersebut bisa mengurangi defleksi dinding ban yang mengakibatkan udara kotor.


Formula 1 tetap pakai mesin yang sama dengan revisi minor

Soal jantung mekanisnya tetap sama, berupa turbo hybrid 1.600 cc. Tapi sudah direvisi agar bisa menenggak bahan bakar yang mengandung bio etanol E10.

Aspek keselamatan juga ikut direvisi para desainer. Di mana sasis mobil harus bisa menyerap 48 dan 15 persen lebih banyak energi ketika terjadi benturan depan serta belakang.


Sasis juga dirancang agar saat terjadi kecelakaan, unit dayanya pada bagian belakang bisa langsung terpisah, sehingga pebalap lebih aman dari ancaman terbakar. Ini belajar dari tragedi Romain Grosjean di GP Bahrain lalu.

Hasil semua rombakan tersebut membuat bobot mobil lebih berat 5 persen dari 752 menjadi 790 kg. Lalu, bagaimana prediksi F1 2022 nanti? Sampaikan pendapatmu di kolom komentar, ya! (pr/dea)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed